Tua di Usia
Belia
Tampil selalu muda adalah impian setiap orang. Tanpa
pengerutan dikulit, uban pada rambut,
mudah lupa dan bentuk-bentuk penuaan lainnya. Tapi sayang, segala usaha untuk menjadi awet muda sering kali
terganggu oleh hal-hal yang terjadi baik
dari diri kita ataupun lingkungan sekitar yang dapat mempercepat penuaan,
contohnya karena molekul radikal bebas yang terjadi baik secara internal ataupun eksternal.
Contohnya, radikal bebas yang
terpicu dari dalam diri kita sendiri bisa disebabakan oleh stress. Apalagi
untuk kita kaum muda yang masih memiliki emosi yang sering kali tidak stabil,
atau kita sebut saja ‘LABIL’, mudah marah karena sulitnya memanage emosinya ,
mudah stress, dan masih sulit untuk self control.
Stress yang merupakan suatu ketegangan mental, psikis, fisik, dan emosi
ini dapat merangsang segala kinerja di tubuh kita, sehingga metabolisme
meningkat, dan produksi radikal bebaspun secara fisiologis akan meningkat dari
biasanya. Selain stress, peningkatan radikal bebas juga dapat meningkat oleh karena olahraga yang berlebihan.
Peningkatan molekul radikal bebas yang berasal secara eksternal,
dapat disebabkan oleh asap kendaraan bermotor yang saat ini sudah menyatu mesra dalam setiap
udara yang kita hirup didaerah perkotaan. Baik dari motor, mobil, bus, bajaj
dan lain-lainnya. Selain polusi dari asap kendaraan, lingkunganpun sudah tidak
asing lagi dengan asap rokok yang saat ini juga dihisap tidak hanya oleh kaum
adam ataupun kaum dewasa, di era modern ini rokokpun banyak kita temukan dihisap oleh kaum hawa ataupun kaum muda.
Dengan meningkatkatnya para perokok aktif maka asap rokok yang menjadi salah
satu sumber peningkatan molekul radikal bebaspun akan meningkat juga .
Selain dari rokok ikut berperan juga perindustrian-perindustrian yang
masih saja bandel membuang limbah sembarangan, limbah-limbah yang dibuang
disembarang tempat ini tentu ikut andil
juga untuk memicu pencemaran udara atau polusi, dan secara alamiah tubuhpun
akan meningkatkan produksi molekul radikal bebas untuk mengikat benda-benda
asing yang masuk ke tubuh kita. Semakin tinggi tingkat polusi maka semakin
tinggi juga radikal bebas yang beredar dalam tubuh kita, sedemikian tingginya
maka akan sangat berbahaya bagi sel-sel dan jaringan tubuh kita.
Radikal bebas yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh kita untuk mengikat
benda-benda asing yang masuk ke tubuh ini, ternyata merupakan alat pembunuh
juga buat kita jika dihasilkan lebih banyak dari seharusnya, karena ketika
molekul radikal bebas ini dihasilkan lebih banyak maka sel-sel tubuh kita serta
jaringan-jaringan kitalah yang akan menjadi incarannya, kalau sel-sel dan
jaringan kita sudah mulai rusak dan bekerja tidak maksimal seperti biasanya, maka
penyakit-penyakit akan sangat mudah sekali timbul.
Selain menjadi pencetus munculnya berbagai penyakit, radikal bebas
inilah yang sangat berperan sebagai faktor penurunnya tingkat kekencangan
kulit, daya ingat, serta pigmen rambut kita, atau kita sebut saja sebagai ‘
PENUAAN DINI’.
Sangat disayangkan sekali sudah perawatan sana-sini, menggunakan berbagai obat, tetapi tetap saja kulit cepat kendur, pikun dini, bahkan
uban dini. Sehingga umur mudapun tidak lagi menjamin kemudaan fisik dan akan
tampak tua sebelum waktunya.
Maka itu alangkah baiknya dari dinipun kita menjaga pola hidup,
kebersihan udara, serta makan makanan yang bergizi dan mengandung oksidan seperti sayur-sayuran dan
buah-buahan . Sehingga terlihat tampak
tua sebelum waktunya tidak lagi mengejar dan merampas masa muda kita, yang seharusnya
perawakan, daya ingat, dan kesehatan organ-organ tubuh berkembang sesuai dengan umur.
Created By : Muthia Fadhilah
(taken by: muthia fadhilah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar