Kamis, 09 April 2015

Tua di Usia Belia
   Tampil selalu muda adalah impian setiap orang. Tanpa pengerutan  dikulit, uban pada rambut, mudah lupa dan bentuk-bentuk penuaan lainnya. Tapi sayang,  segala usaha untuk menjadi awet muda sering kali terganggu oleh hal-hal yang terjadi  baik dari diri kita ataupun lingkungan sekitar yang dapat mempercepat penuaan, contohnya karena molekul radikal bebas yang terjadi baik  secara internal ataupun eksternal.
   Contohnya,  radikal bebas yang terpicu dari dalam diri kita sendiri bisa disebabakan oleh stress. Apalagi untuk kita kaum muda yang masih memiliki emosi yang sering kali tidak stabil, atau kita sebut saja ‘LABIL’, mudah marah karena sulitnya memanage emosinya , mudah stress, dan masih sulit untuk self control.
   Stress yang merupakan suatu ketegangan mental, psikis, fisik, dan emosi ini dapat merangsang segala kinerja di tubuh kita, sehingga metabolisme meningkat, dan produksi radikal bebaspun secara fisiologis akan meningkat dari biasanya. Selain stress, peningkatan radikal bebas  juga dapat meningkat  oleh karena olahraga yang berlebihan.
   Peningkatan molekul radikal bebas yang berasal secara eksternal, dapat  disebabkan oleh  asap kendaraan bermotor  yang saat ini sudah menyatu mesra dalam setiap udara yang kita hirup didaerah perkotaan. Baik dari motor, mobil, bus, bajaj dan lain-lainnya. Selain polusi dari asap kendaraan, lingkunganpun sudah tidak asing lagi dengan asap rokok yang saat ini juga dihisap tidak hanya oleh kaum adam ataupun kaum dewasa, di era modern ini rokokpun banyak kita temukan  dihisap oleh kaum hawa ataupun kaum muda. Dengan meningkatkatnya para perokok aktif maka asap rokok yang menjadi salah satu sumber peningkatan molekul radikal bebaspun akan meningkat juga .
   Selain dari rokok ikut berperan juga perindustrian-perindustrian yang masih saja bandel membuang limbah sembarangan, limbah-limbah yang dibuang disembarang tempat ini tentu ikut  andil juga untuk memicu pencemaran udara atau polusi, dan secara alamiah tubuhpun akan meningkatkan produksi molekul radikal bebas untuk mengikat benda-benda asing yang masuk ke tubuh kita. Semakin tinggi tingkat polusi maka semakin tinggi juga radikal bebas yang beredar dalam tubuh kita, sedemikian tingginya maka akan sangat berbahaya bagi sel-sel dan jaringan tubuh kita.
   Radikal bebas yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh kita untuk mengikat benda-benda asing yang masuk ke tubuh ini, ternyata merupakan alat pembunuh juga buat kita jika dihasilkan lebih banyak dari seharusnya, karena ketika molekul radikal bebas ini dihasilkan lebih banyak maka sel-sel tubuh kita serta jaringan-jaringan kitalah yang akan menjadi incarannya, kalau sel-sel dan jaringan kita sudah mulai rusak dan bekerja tidak maksimal seperti biasanya, maka penyakit-penyakit akan sangat mudah sekali timbul.
   Selain menjadi pencetus munculnya berbagai penyakit, radikal bebas inilah yang sangat berperan sebagai faktor penurunnya tingkat kekencangan kulit, daya ingat, serta pigmen rambut kita, atau kita sebut saja sebagai ‘ PENUAAN DINI’.
   Sangat disayangkan sekali sudah perawatan sana-sini, menggunakan berbagai obat, tetapi tetap saja kulit cepat kendur, pikun dini, bahkan uban dini. Sehingga umur mudapun tidak lagi menjamin kemudaan fisik dan akan tampak tua sebelum waktunya.
   Maka itu alangkah baiknya dari dinipun kita menjaga pola hidup, kebersihan udara, serta makan makanan yang bergizi dan mengandung oksidan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan . Sehingga terlihat  tampak  tua sebelum waktunya tidak lagi mengejar dan merampas masa muda kita, yang seharusnya perawakan, daya ingat, dan kesehatan organ-organ tubuh  berkembang sesuai dengan umur.

Created By : Muthia Fadhilah
(taken by: muthia fadhilah)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar